Catatan Sang Aktor


sejativi
Catatan Sang aktor via Maizon Putra | sejativi.com

Ditulis oleh: Maizon Putra

Menjadi seorang aktor dan artis dalam sebuah film tidaklah mudah. Semua ini memerlukan proses yang panjang seperti layaknya sebuah jenjang pendidikan.

Namun, proses menjadi seorang aktor maupun aktris itu bukan saja seperti jenjang pendidikan semata. Ada hal-hal yang harus dimaknai dalam setiap proses tersebut, yaitu pendidikan sepanjang hayat: di mana setiap aktor dan artis harus terus belajar setiap hari dan setiap waktu. 

Adapun proses-proses tersebut bisa saja dimulai dengan menjadi pemeran film-film independen atau yang sering kita sebut dengan film indie, hingga mengikuti ajang seleksi (open casting) pada sebuah projek film.

Dalam proses tersebut, ada orang-orang yang melakukannya dengan mengikuti tahap demi tahap, dan ada pula dengan cara yang "instan". Namun, biasanya orang yang memilih jalur instan, bertahannya pun tidak lama.

Sejatinya, seorang aktor atau artis harus mampu bekerjasama dengan filmmaker itu sendiri. Sebab tanpa mereka, seorang aktor tersebut tidaklah berarti apa apa.

Pada intinya, menjadi seorang aktor ataupun artis harus siap mengikuti arahan sutradara dan memiliki kemampuan bekerjasama yang baik dengan berbagai pihak maupun crew. Mengapa demikian? Karena, dalam sebuah produksi film, pada hakikatnya aktor adalah bagian dari sebuah tim produksi.

Selain itu, untuk menjadi aktor atau artis profesional dalam film, kita harus siap menerima kritik dan saran. Ini penting dipahami oleh aktor dan aktris film, sebab riuh tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi positif hari ini belum tentu akan kita terima di hari yang lain. Bisa saja, di hari berikutnya kita justru menerima cacian dan komentar-komentar negatif.

Untuk itu, sebagai aktor dan aktris, kita harus bisa menerima dengan lapang dada apabila ada kritik maupun komentar negatif dari penampilan kita. Bukan hanya lapang dada, kita pun dituntut untuk menelaah segala kritik dan komentar negatif tersebut agar pada produksi film yang lain kita dapat memperbaikinya.

Selain harus menerima kritik dan saran, langkah kongkrit lainnya yang bisa dilakukan oleh seorang aktor atau artis untuk menjadi seorang aktor profesional adalah dengan melakukan apresiasi terhadap karya orang lain.

Manusia bisa diibaratkan sebuah roda: Adakalanya di atas dan adakalanya di bawah. Setiap masa pasti berganti. Pada saat berada di puncak kejayaan, kita harus menyadari bahwa akan ada generasi-generasi baru yang bermunculan. 

Untuk itu, setiap aktor penting memaknai filosofi ilmu padi: semakin berisi akan semakin merunduk. Sebab, jika memahami ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk, maka sampai akhir usia pun, seorang aktor itu akan selalu bersinar dalam produksi film. 

Ada banyak faktor untuk menjadi seorang aktor/aktris yang diterima setiap kalangan dan tak pernah lekang oleh waktu, salah satunya adalah faktor tingkah laku. Sebab, faktor etika, pola, dan tingkah laku jualah yang akan menentukan ini semua.

Tidak sedikit aktor/aktris yang masih dalam masa keemasannya tenggelam begitu saja, karena terkadang tidak mengindahkan faktor pola, etika dan tingkah laku dalam proses profesionalismenya.

Di Indonesia sendiri, ada banyak aktor maupun aktris yang profesional, berbakat dan bisa dijadikan referensi bagi calon-calon aktor yang ingin mendalami seni peran. Salah satunya adalah Reza Rahadian. 

Reza Rahadian bisa dijadikan sebagai contoh atau referensi bagi calon calon aktor, sebab setiap film yang dibintanginya, penjiwaan, penokohan dan segala seluk beluk tentang film yang diperankannya selalu berhasil. Ia mampu membawa kita dalam seluk beluk pendalaman karakter yang ia bangun.

Posting Komentar

0 Komentar